Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » MASYARAKAT » Warga Perbatasan Klaten-Sukoharjo Bangun Jembatan Darurat

Warga Perbatasan Klaten-Sukoharjo Bangun Jembatan Darurat

(0 Views) February 18, 2011 7:50 pm | Published by | No comment

Klaten, CyberNews. Warga di perbatasan Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten dan Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo membangun jembatan darurat dari bambu. Sarana itu dibuat agar warga bisa tetap melintas sebab rencana rehab Jembatan Abang yang ambrol tidak kunjung jelas.

”Jembatan darurat ini murni swadaya warga sekitar sebab kasihan melihat pengguna jalan,” kata Kawit, anggota Linmas Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten, Selasa (15/2) di lokasi.

Menurutnya, setelah jembatan Abang ambrol warga kerepotan melintas. Pengguna jalan dari arah Sukoharjo atau Klaten yang hendak ke Solo atau sebaliknya harus memutar tiga kilo meter. Pedagang, anak sekolah dan karyawan pabrik yang setiap jam melintas harus memutar arah. Jalur alternatifnya bisa melalui Jl Yogya-Solo atau melewati Desa Duwet untuk sampai  di Pasar Gawok.

Dua jalur itu sangat jauh sehingga warga kesulitan. Padahal, pembangunan kembali jembatan itu tidak kunjung jelas. Melihat kondisi itu warga sekitar berinisiatif membuat jembatan bambu secara swadaya. Setelah jambatan itu dioperasionalkan ternyata ada warga yang rela memberi uang Rp 1.000 untuk perawatan. Dengan aspirasi itulah akhirnya warga dari empat RW di Desa Bolali mengajukan izin ke desa dan kecamatan. Warga menarik iuran Rp 1.000 bagi warga yang melintas.

Uang sebesar itu, kata Kawit, berlaku selama 24 jam. Warga yang melintas pagi diberi karcis diberi jam melintas. Pada saat pulang malam harinya warga tinggal memberikan karcis lagi. Untuk menjaga jembatan dikerahkan warga bergiliran 24 jam.

Sebelumnya diberitakan, jembatan Abang ambruk setelah dilintasi dua truk bermuatan batu. Dua truk terjebak dalam reruntuhan jembatan tetapi tidak ada korban jiwa.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Klaten, Abdul Mursyid MT mengatakan, kondisi jembatan sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Pemkab mengajukan estimasi anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk rehab. Namun karena jembatan tersebut ditangani bersama Pemkab Sukoharjo dan Pemprov Jateng, Pemkab Klaten akan menunggu koordinasi. ( Achmad Hussein / CN16 / JBSM )

Disalin dari: Suara Merdeka, 15/02/2011

Tags:
Categorised in:

No comment for Warga Perbatasan Klaten-Sukoharjo Bangun Jembatan Darurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *