Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Oleh dipublikasikan tanggal Jul 9th, 2016 pada kategori WISATA & KULINER.


Klaten – Taman Wisata Candi Prambanan tidak lagi diasosiasikan dengan tempat wisata bagi orang dewasa saja. Dengan adannya Kampung Dolanan Tradisional, para pengunjung yang mengajak putra-putri mereka dapat memberikan anak-anak mereka kesempatan untuk menikmati wahana permainan tradisional yang menyenangkan dan mendidik.

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Wahana Kampung Dolanan Tradisional yang berada di kompleks Taman Wisata Candi Prambanan sengaja didatangkan dari Borobudur untuk menyediakan kesempatan bagi para pengunjung untuk bernostalgia dengan berbagai permainan masa kanak-kanak mereka dan juga memperkenalkannya kepada putra-putri mereka.

Bertepatan dengan musim liburan lebaran tahun ini, wahana ini bisa menjadi hiburan yang menyenangkan baik bagi para pengunjung lokal maupun para pemudik yang sengaja bersinggah di kompleks Candi Prambanan di tengah perjalanan mereka menuju kampung halaman. “Ini sengaja didatangkan untuk musim lebaran ini saja agar pengunjung tidak hanya fokus ke candi,” tukas Abbet Nugroho, ketua pengelola Kampung Dolanan Anak Nusantara, Kamis (7/7). Walaupun Kampung Dolanan ini ditujukan untuk anak-anak mulai jenjang usia PAUD hingga SMP, tampak orang-orang dewasa begitu menikmati berbagai permainan yang ditawarkan.

Ada banyak sekali permainan yang ditawarkan di Kampung Dolanan ini, seperti dakon, egrang (bambu maupun batok kelapa), gasing bambu, ayunan dan jungkat-jungkit, dan lompat karet. Para pengunjung juga dapat menjajal kemampuan mereka untuk membatik dan membuat gerabah. Untuk menikmati dua kegiatan tersebut, pengunjung diminta membayar sebesar Rp. 10.000.

Ada beberapa sasaran yang ingin dicapai melalui dibukanya Kampung Dolanan ini. Pertama adalah untuk mengingatkan anak-anak di masa sekarang akan berbagai permainan tradisional yang sejatinya lebih mendidik baik secara intelektual maupun secara sosial. Kedua adalah untuk memberi kesan kepada anak-anak tersebut bahwa ada banyak sekali permainan tradisional yang sebenarnya lebih mengasyikkan daripada berbagai permainan modern yang marak saat ini. Ketiga adalah untuk menanamkan rasa cinta terhadap tradisi dan kebudayaan asli Indonesia yang telah banyak dilupakan pada saat ini.

Jika Anda berencana mengunjungi Candi Prambanan, jangan lupa ajak anak-anak Anda karena ada banyak hal mengasyikkan yang dapat mereka nikmati di kompleks wisata tersebut. Salah satunya adalah Kampung Dolanan ini.




Leave a Reply

TV Klaten Video Klaten Lowongan Kerja Klaten Iklan Klaten Jasa Pembuatan Website Klaten Pusat Souvenir Klaten

Berita Terbaru

MWC NU Kecamatan Tulung Gelar Salat Gaib bagi Almarhum Husni Kamil Malik

Klaten – Atas perintah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tulung, Klaten, meng...

Libur Lebaran, Ruas Jalan Menuju Candi Prambanan Dilanda Kemacetan

Klaten – Kemacetan yang tidak lazim terjadi mulai dari ruas jalan di depan pabrik susu SGM Kemudo menuju ke arah Candi P...

Warung Garang Asem Mbah Rono; Tempat Singgah yang Menyenangkan bagi Para Pemudik

Klaten – Bagi para pemudik lebaran, perjalanan mudik ke kampung halaman tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan wisata, t...

Lebaran Diwarnai Kemacetan Arus Mudik dan Kecelakaan

Klaten – Lebaran tahun ini diwarnai oleh kemacetan jalur arus mudik dan kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor ...

Polisi Klaten Memperketat Mapolres Pasca Ledakan Solo

Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Kota Solo Selasa (5/7) kemarin memaksa berbagai pihak ...

Bantuan WOM Finance Untuk UKM Start Up Klaten

Klaten termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak memiliki talenta pengusaha UKM. Dari beberapa jenis kera...

Sanksi Untuk PNS Klaten Yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1437H yang akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016 tidak hanya disambut dengan sukacita oleh seluruh...

Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

Di zaman sekarang ini tentu terbayang bagaimana rasanya menjadi seorang anak yatim yang harus berjuang untuk menghidupi ...

SUKA KLATEN.INFO?