Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » Upacara Adat Ritual Yaqowiyu Targetkan 25.000 Pengunjung

Upacara Adat Ritual Yaqowiyu Targetkan 25.000 Pengunjung

(37 Views) January 19, 2011 10:21 am | Published by | No comment

KLATEN- Jumlah pengunjung upacara adat ritual sebar kue apem atau disebut “Yaqowiyu” di Desa/Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang digelar pada Jumat (21/1), ditargetkan lebih dari 25.000 orang, kata Camat setempat Joko Purwanta di Klaten.

“Kami targetkan jumlah pengunjung upacara puncak Yaqowiyu, di Sendang Plampeyan, Jatinom, lebih dari 25 ribu orang atau meningkat dibanding tahun sebelumnya 20 ribu orang,” kata Joko Purwanta, selaku ketua panitia Yaqowiyu, Jumat (14/1).

Menurut dia, meningkatnya target jumlah pengunjung tersebut, karena kegiatan tahun ini ada tambahan jumlah kesenian yang akan ditampilkan sebelum upacara dimulai.

“Tambahan kesenian yang akan ditampilkan di antaranya sebanyak lima grup seni Reog Ponorogo dan 20 marching band,” katanya.

Selain itu, panitia juga menyiapkan kue apem yang akan disebarkan dalam upacara puncak tersebut sekitar lima ton dari swadaya masyarakat.

Menurut dia, upacara Yaqowiyu yang merupakan tradisi sejak zaman Mataram Islam oleh Kiai Ageng Gribig dalam penyebaran agama di wilayah Jatinom.

Yaqowiyu adalah upacara adat yang diadakan setiap bulan Jawa pada Sapar. Oleh penduduk setempat sering disebut dengan Saparan. Upacara Yaqowiyu ditandai dengan penyebaran kue apem, sebuah kue bundar dari tepung beras dengan potongan kelapa di tengahnya.

Menurut dia, panitia telah menyiapkan dua menara sebagai tempat disebarkan kue apem yang dilakukan oleh para santri.

Menurut kepercayaan masyarakat kue apem ini mempunyai kekuatan supranatural yang membawa kesejahteraan bagi yang berhasil mendapatkannya.

Sementara Panji Supardi, juru kunci Makam Kiai Ageng Gribig di Jatinom mengatakan, upacara Yaqowiyu dimulai sejak kembalinya Kyai Ageng Gribig dari menunaikan shalat Jumat di Tanah Suci Mekah dengan membawa kue gimbal (kue bahan baku gandum).

Menurut dia, karena oleh-oleh kue gimbal hanya dua biji, maka oleh pengikutnya dioleh lagi dan dicampurkan tempung beras dibuat apem.

Oleh karena itu, kue apem tersebut kemudian dibagikan kepada para santrinya dengan merata.

“Mengapa Kue apem sebetulnya dalam arti lain, agar manusia diberikan ampunan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadi jika masyarakat mendapatkan kue apem, maka mereka akan diberikan ampunan segala kesalahannya,” katanya.

Joko Purwanta menambahkan, perayaan upacara penyebaran apem tahun ini, diperkiarakan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan Jatinom lebih dikenal dengan kue apem. Sehingga, Jatinom menjadi lahan bisnis bagi masyarakat sekitar sebagai sentra kue apem.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan dengan kegiatan Yaqowiyu, maka Jatinom banyak dikunjungan orang yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat dengan berjualan.

Dengan demikian, masyarakat Jatinom khususnya akan lebih meningkat perekonomiannya sehingga mereka lebih sejahtera dalam kehidupannya.(ant/hrb)

Disalin dari: investor.co.id edisi Jumat, 14 Januari 2011


Tags:

dishub klaten dan bupati klaten parkir

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Upacara Adat Ritual Yaqowiyu Targetkan 25.000 Pengunjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *