Tunjangan PNS diganti beras

Oleh dipublikasikan tanggal Dec 16th, 2009 pada kategori KLATEN, PENDIDIKAN.


Klaten (Espos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan mengganti tunjangan kesejahteraan bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang selama ini diwujudkan dengan uang menjadi bentuk beras pada 2010 nanti. Langkah itu ditempuh guna meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Klaten.

Demikian dikemukakan Bupati Klaten, H Sunarna SE MHum saat ditemui wartawan seusai Tilik Desa di Desa Jelobo Kecamatan Wonosari, Senin (14/12). Menurut Sunarna, saat ini tunjangan kesejahteraan bagi PNS diwujudkan dengan bentuk uang. Namun, pada tahun 2010 nanti, pihaknya akan mengganti tunjangan kesejahtaraan berupa uang tersebut dengan beras.
Dia mengatakan, langkah tersebut ditempuh dalam rangka menstabilkan harga beras di wilayah Klaten. Sunarna menilai, harga beras di pasaran selama ini tidak berpihak kepada para petani. Menurutnya, petani sering kali dirugikan akibat murahnya harga beras pada saat datangnya musim panen. “Para petani sudah bekerja keras dalam menyuplai kebutuhan pangan di Kabupaten Klaten. Namun, hasil penjualan panen selama ini belum sebanding dengan jerih payah mereka,” papar Sunarna.
Lebih lanjut, Sunarna menjelaskan, saat ini jumlah PNS di Kabupaten Klaten mencapai sekitar 18.000 orang. Menurutnya, masing-masing PNS akan mendapatkan tunjangan beras senilai 20-30 kilogram per bulan. Perbedaan besaran tunjangan beras itu bergantung dengan jumlah keluarga masing-masing PNS. Untuk mewujudkan hal itu, Sunarna memperkirakan akan menghabiskan beras sekitar 540 ton per bulan. “Beras itu akan diambilkan langsung dari Petani Klaten sehingga otomatis akan mendongkrak kesejahteraan mereka,” tutur Sunarna. – Oleh : m82

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Selasa, 15 Desember 2009 , Hal.VII





Leave a Reply

TV Klaten Video Klaten Lowongan Kerja Klaten Iklan Klaten Jasa Pembuatan Website Klaten Pusat Souvenir Klaten

Berita Terbaru

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Klaten – Taman Wisata Candi Prambanan tidak lagi diasosiasikan dengan tempat wisata bagi orang dewasa saja. Dengan adann...

MWC NU Kecamatan Tulung Gelar Salat Gaib bagi Almarhum Husni Kamil Malik

Klaten – Atas perintah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tulung, Klaten, meng...

Libur Lebaran, Ruas Jalan Menuju Candi Prambanan Dilanda Kemacetan

Klaten – Kemacetan yang tidak lazim terjadi mulai dari ruas jalan di depan pabrik susu SGM Kemudo menuju ke arah Candi P...

Warung Garang Asem Mbah Rono; Tempat Singgah yang Menyenangkan bagi Para Pemudik

Klaten – Bagi para pemudik lebaran, perjalanan mudik ke kampung halaman tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan wisata, t...

Lebaran Diwarnai Kemacetan Arus Mudik dan Kecelakaan

Klaten – Lebaran tahun ini diwarnai oleh kemacetan jalur arus mudik dan kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor ...

Polisi Klaten Memperketat Mapolres Pasca Ledakan Solo

Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Kota Solo Selasa (5/7) kemarin memaksa berbagai pihak ...

Bantuan WOM Finance Untuk UKM Start Up Klaten

Klaten termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak memiliki talenta pengusaha UKM. Dari beberapa jenis kera...

Sanksi Untuk PNS Klaten Yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1437H yang akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016 tidak hanya disambut dengan sukacita oleh seluruh...

SUKA KLATEN.INFO?