Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

(142 Views) July 5, 2016 10:47 pm | Published by | No comment

Di zaman sekarang ini tentu terbayang bagaimana rasanya menjadi seorang anak yatim yang harus berjuang untuk menghidupi keluarganya. Inilah kenyatan hidup yang harus dijalani oleh Roin, anak laki-laki asal kampung Citimbang, Salem, Brebes yang sehari-harinya berjualan siomay keliling di daerah Ngemplak, Seneng, Manisrenggo, Klaten. Roin menceritakan tidak ada yang memaksanya untuk meninggalkan sekolah dan merantau ke Klaten bersama tujuh anak lainnya untuk berjualan siomay keliling.

Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

Pekerjaan berjualan semata-mata dilakukan untuk menghidupi ibu dan adik yang ada di kampung halaman, karena ia sadar, sang ibu tidak akan mampu untuk sendirian dalam berjuang membiayai keluarganya. Roin mengisahkan, dirinya adalah anak ketiga dari empat  bersaudara dan  ia datang bersama kedua kakaknya yang diantara oleh sang jurangan bernama Wagi. Sang juragan membolehkan, Roin ikut dirinya untuk berjualan siomay keliling setelah ayahnya meninggal. Di Klaten, ia dan kedua kakaknya tinggal bersama dengan juragan Wagi dan sehari-harinya, ia membantu mempersiapkan sendiri dagangan siomay bakar yang akan ditawarkan pada pembeli. Meski pendapatan harian yang ia dapatkan tidak banyak, namun uang yang dikumpulkan bersama kedua kakaknya cukup untuk membiayai hidupnya sehari-hari dan membantu perekonomian ibu dan adiknya di kampung. Saat ditanya, apakah tidak ada keinginan untuk dirinya bersekolah seperti anak lain seusianya, Roin menyatakan dirinya ingin sekali sekolah, namun baginya saat ini yang terpenting adalah bagaimana caranya ia dan keluarganya bisa bertahan hidup di tengah kerasnya persaingan para penjual makanan yang tentu lebih pintar daripada dirinya. Ia juga sempat menyatakan awalnya sang ibu sempat melarang keputusannya, namun saat ia bersikeras untuk berangkat ke Klaten agar perekonomian keluarganya bisa terbantu, sang ibu akhirnya merestuinya. Ini adalah salah satu potret kehidupan yang nyata menunjukkan bahwa masih banyak anak kurang beruntung hidup disekitar masyarakat dengan berbaga strata yang ada. Namun hal tersebut, terasa kontras dengan adanya keluhan banyak tenaga kerja maupun buruh yang ingin kebutuhan hidupnya diperhatikan dengan baik oleh pengusaha maupun pemerintah.

Tags:

foto anak kecil jualan siomay keliling penjual soimay diklaten

No comment for Roin, Perantau Yatim Penjual Siomay Keliling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *