Ribuan warga Klaten masih buta aksara

Oleh dipublikasikan tanggal Dec 15th, 2008 pada kategori MASYARAKAT.


Klaten (Espos) – Ribuan warga Klaten masih buta aksara alias keaksaraan fungsional. Hingga saat ini, masih terdapat 6.000-an warga Klaten yang buta aksara.

Angka tersebut telah menurun sekitar 16.000-an, dari jumlah sebelumnya yang mencapai 22.000 warga. Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Klaten, Sunaryo, Kamis (11/12), mengatakan sebanyak kurang lebih 16.000-an warga usia produktif, yakni umur 15 tahun hingga 44 tahun telah dinyatakan bebas buta aksara. Sebelum tahun 2006, jumlah penderita buta aksara di Klaten mencapai sedikitnya 22.000 orang.

”Saat ini, masih terdapat sekitar 6.000 warga di atas 44 tahun yang masih buta aksara,” kata dia kepada wartawan di sela-sela peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) tingkat Jateng di Alun-alun Klaten.
Kemarin, ribuan peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Klaten menghadiri hajatan tersebut.

Dalam acara itu, sejumlah siswa PKBM menunjukkan kebolehan mereka dengan beradu akting di depan jajaran Muspida Klaten. Nanik, 34, salah seorang siswa PKBM Fortuna, Klaten, mengaku sebelumnya tak bisa membaca sama sekali. ”Setelah ikut, dapat membaca, meski belum lancar,” ujar dia.
Untuk meraih predikat Klaten bebas buta aksara, Sunaryo mengungkapkan pihaknya tetap menyelenggarakan kegiatan PKBM di sejumlah tempat.

Mereka yang telah selesai belajar di PKBM, jelasnya, akan menempuh pendidikan kesetaraan Kejar Paket A. ”Warga yang sudah dapat membaca langsung mendapat sertifikat Sukma III atau setara selesai kelas III. Mereka langsung melanjutkan belajar dari kelas IV,” Sunaryo. – Oleh : haa

Sumber: SOLOPOS/121208




Leave a Reply

TV Klaten Video Klaten Lowongan Kerja Klaten Iklan Klaten Jasa Pembuatan Website Klaten Pusat Souvenir Klaten

Berita Terbaru

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Klaten – Taman Wisata Candi Prambanan tidak lagi diasosiasikan dengan tempat wisata bagi orang dewasa saja. Dengan adann...

MWC NU Kecamatan Tulung Gelar Salat Gaib bagi Almarhum Husni Kamil Malik

Klaten – Atas perintah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tulung, Klaten, meng...

Libur Lebaran, Ruas Jalan Menuju Candi Prambanan Dilanda Kemacetan

Klaten – Kemacetan yang tidak lazim terjadi mulai dari ruas jalan di depan pabrik susu SGM Kemudo menuju ke arah Candi P...

Warung Garang Asem Mbah Rono; Tempat Singgah yang Menyenangkan bagi Para Pemudik

Klaten – Bagi para pemudik lebaran, perjalanan mudik ke kampung halaman tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan wisata, t...

Lebaran Diwarnai Kemacetan Arus Mudik dan Kecelakaan

Klaten – Lebaran tahun ini diwarnai oleh kemacetan jalur arus mudik dan kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor ...

Polisi Klaten Memperketat Mapolres Pasca Ledakan Solo

Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Kota Solo Selasa (5/7) kemarin memaksa berbagai pihak ...

Bantuan WOM Finance Untuk UKM Start Up Klaten

Klaten termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak memiliki talenta pengusaha UKM. Dari beberapa jenis kera...

Sanksi Untuk PNS Klaten Yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1437H yang akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016 tidak hanya disambut dengan sukacita oleh seluruh...

SUKA KLATEN.INFO?