PN Klaten Jatuhkan Hukuman 5 Tahun 6 Bulan untuk Pemerkosa Siswi SD

Oleh dipublikasikan tanggal Jul 5th, 2016 pada kategori PERISTIWA.


Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klaten akhirnya menjatuhkan hukuman 5 tahun dan 6 bulan penjara kepada empat tersangka dari total 7 tersangka pemerkosa siswi SD di salah satu SD di wilayah Klaten. Keempatnya dalam persidangan terbukti bersalah. Kasus perkosaan ini sendiri sempat membuar geger warga Klaten. Korbannya adalah LS, siswi SD di Jatinom. LS terbukti diperkosa secara bergiliran oleh keempat yaitu SL (17), RG (17), MHN (15), dan YS (17). Tersangka SL dan RG terbukti melakukan perkosaan sampai dengan penetrasi terhadap korban sedangkan dua tersangka lainnya terbukti membantu proses perkosaan tersebut.

PN Klaten Jatuhkan Hukuman 5 Tahun 6 Bulan untuk Pemerkosa Siswi SD

PN Klaten Jatuhkan Hukuman 5 Tahun 6 Bulan untuk Pemerkosa Siswi SD

Tidak hanya diganjar hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan namun keempat tersangka juga dijatuhi hukuman sanksi denda sebesar Rp 60 juta. Vonis ini sendiri sebenarnya jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum. Jaksa sendiri menuntut hukuman 7 tahun penjara dan juga denda Rp 60 juta kepada setiap terdakwa. Diantara ketujuh tersangka yang ada dalam kasus ini, terdapat satu terdakwa perempuan yaitu DF. DF ini diketahui membantu proses perkosaan dan berupaya menjebak korban agar diperkosa oleh tersangka lainnya. DF kemudian divonis tindakan perawatan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial selama 1 tahun. Vonis ini sesuai perundang-undangan yang diberlakukan untuk anak yang masih di bawah umur.

Setelah dijatuhkan vonis terhadap keempat tersangka dan juga DF, semuanya mengaku akan pikir-pikir dahulu. Semuanya tampak syok setelah pembacaan vonis tersebut dan terlihat ditenangkan oleh pihak keluarga masing-masing. Menganggapi vonis hukuman yang dijatuhkan kepada para tersangka, keluarga korban merasa tidak puas dengan vonis yang diberikan karena terlalu ringan dari tuntutan dan dirasa tidak akan memberikan efek jera kepada para tersangka. Dalam kasus ini, kondisi psikologi korban juga harus diperhatikan. Korban sendiri sampai sekarang masih mengalami trauma dan tidak mau keluar dari rumah. Hal inilah yang membuat orang tua korban merasa cemas akan masa depan anaknya dan juga meminta agar pelaku perkosaan mendapatkan hukuman lebih dari 5 tahun 6 bulan.




Leave a Reply

TV Klaten Video Klaten Lowongan Kerja Klaten Iklan Klaten Jasa Pembuatan Website Klaten Pusat Souvenir Klaten

Berita Terbaru

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Klaten – Taman Wisata Candi Prambanan tidak lagi diasosiasikan dengan tempat wisata bagi orang dewasa saja. Dengan adann...

MWC NU Kecamatan Tulung Gelar Salat Gaib bagi Almarhum Husni Kamil Malik

Klaten – Atas perintah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tulung, Klaten, meng...

Libur Lebaran, Ruas Jalan Menuju Candi Prambanan Dilanda Kemacetan

Klaten – Kemacetan yang tidak lazim terjadi mulai dari ruas jalan di depan pabrik susu SGM Kemudo menuju ke arah Candi P...

Warung Garang Asem Mbah Rono; Tempat Singgah yang Menyenangkan bagi Para Pemudik

Klaten – Bagi para pemudik lebaran, perjalanan mudik ke kampung halaman tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan wisata, t...

Lebaran Diwarnai Kemacetan Arus Mudik dan Kecelakaan

Klaten – Lebaran tahun ini diwarnai oleh kemacetan jalur arus mudik dan kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor ...

Polisi Klaten Memperketat Mapolres Pasca Ledakan Solo

Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Kota Solo Selasa (5/7) kemarin memaksa berbagai pihak ...

Bantuan WOM Finance Untuk UKM Start Up Klaten

Klaten termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak memiliki talenta pengusaha UKM. Dari beberapa jenis kera...

Sanksi Untuk PNS Klaten Yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1437H yang akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016 tidak hanya disambut dengan sukacita oleh seluruh...

SUKA KLATEN.INFO?