Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » MASYARAKAT » Kredit Macet Capai Rp 10 Miliar

Kredit Macet Capai Rp 10 Miliar

(31 Views) March 16, 2011 10:40 pm | Published by | No comment

Kredit Macet Capai Rp 10 Miliar
Bank Pasar Gandeng Bank Jateng Untuk Potong Gaji Peminjam

KLATEN – Kredit macet pada PD BPR Bank Pasar Klaten lumayan tinggi, mencapai Rp 10 miliar lebih. Tingginya kredit mecet tersebut, seakan membuat manajemen PD BPR Bank Pasar Klaten angkat tangan. Sebagai upaya untuk tetap bisa menagih kredit macet tersebut, PD BPR Bank Pasar Klaten berencana menggandeng Bank Jateng. Kerja sama ini berkaitan dengan ‘pengambilan’ kredit macet yang  ada pada diri PNS.
Kabag Kredit PD BPR Bank Pasar Klaten Sumiyati menegaskan, langkah pemotongan gaji menjadi salah satu cara pelunasan kredit para pegawai negeri dan juga pegawai swasta yang memang melalui Bank Jateng.
“Kredit Rp 6,9 miliar merupakan pinjaman para pegawai negeri dan juga pegawai swasta. Melalui kerja sama dengan Bank Jateng, diharapkan menjadi solusi terbaik,” kata Sumiyati, Selasa (15/3).
Dijelaskan, kredit macet PD BPR Bank Pasar tercatat lebih dari Rp 10 miliar. Besaran tersebut terdiri dari tingkatan kurang lancar sekitar Rp 3,9 miliar (3 kali tidak membayar), diragukan (6 kali tidak membayar) Rp 2,6 miliar dan macet (9 kali dan lebih dari 9 kali tidak membayar) Rp 6,9 miliar.
Menurut Sumiyati, yang Rp 6,9 miliar itu merupakan pinjaman para pegawai negeri dan juga pegawai swasta.
Ditegaskan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menagih pinjaman atau kredit macet ini. Di antaranya melalui kejaksaan hingga pengacara. “Tapi masih sulit,” terang Sumiyati.
Di antara kredit macet yang cukup memusingkan dan sulit untuk ditagih di antaranya sebuah rumah sakit di Klaten sebesar Rp 600 juta. Setelah dilakukan pemeriksaan, kredit tersebut berasal dari penyimpangan yang dilakukan oleh bendahara pihak rumah sakit itu.
Penyimpangan yang dilakukan oleh oknum bendahara tersebut, adalah pembuatan slip gaji fiktif. “Saat ini, struk dari slip gaji fiktif yang dibuat sedang diminta untuk dijadikan pegangan tindak lanjut,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt)  Direktur Utama PD BPR Bank Pasar Klaten Edy Hartanto menegaskan, kredit macet yang terjadi akibat penyimpangan bendahara rumah sakit tersebut tetap akan dimintakan pertanggungjawaban. “Bendahara beserta pimpinannya harus bertanggung jawab,” tegas Edy Hartanto.
Di bagian lain, saat ini sudah dibentuk tim investigasi dari PD BPR Bank Pasar Klaten untuk menginvestigasi permasalahan. Selain itu juga sudah mulai dilakukan pelelangan agunan para peminjam yang termasuk di dalam kredit macet itu. (c1)

Disalin dari: Radar Jogja, 16/03/2011

Tags:

gaji PD BPR bank klaten gaji bank PD BPR BANK KLATEN lelang agunan BPR diklaten

Tags:
Categorised in:

No comment for Kredit Macet Capai Rp 10 Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *