Komite sekolah diminta pro aktif mengawasi ”DAK rawan penyimpangan”

Oleh dipublikasikan tanggal Dec 25th, 2008 pada kategori PENDIDIKAN.


Klaten (Espos) – Penggunaan dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) sektor pendidikan ke sejumlah SD di Klaten, dinilai rawan terjadi penyimpangan.

Untuk itu, komite sekolah dan masyarakat diminta pro aktif mengawasi penggunaan dana tersebut. Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3 NKRI) Klaten, Samana, mengungkapkan berdasarkan penelitian lembaganya, penggunaan DAK dan DAU di sejumlah sekolah cenderung kurang transparan.

”Dari sejumlah SD yang kami pantau, sekitar 30%-nya memiliki indikasi penyelewengan, seperti halnya penguapan dari pengadaan barang yang tidak sesuai standar,” ungkap Samana kepada Espos, Minggu (21/12), di Sekretariat LP3 NKRI Klaten, Juwiring.

Samana menjelaskan penunjukan rekanan sebagai penyelenggara pembangunan seharusnya dilakukan dengan sistem tender atau lelang. Dengan demikian, tidak ada unsur nepotisme dan memperkecil risiko untuk menguntungkan pihak tertentu.

Meskipun demikian, lanjut dia, realisasi DAK dan DAU bisa dijalankan dengan swakelola tapi masing-masing sekolah penerima DAK dan DAU juga harus memperhatikan peruntukan dan efisiensi bantuan tersebut.

Menurut Samana, indikasi penyimpangan DAK dan DAU justru lebih banyak terjadi di penggunaan nonfisik atau bantuan untuk peningkatan mutu pendidikan. Pasalnya, pengadaan sarana penunjang pendidikan lebih sulit dikontrol dibanding pembangunan ruang kelas atau lainnya.

Terpisah, Kasi Kurikulum Subdin Pra Sekolah dan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Klaten, Budiyanto, menjelaskan untuk meminimalisasi penyimpangan DAK dan DAU, Dinas P & K telah berupaya maksimal dengan melakukan peninjauan secara rutin.
Masing-masing cabang P & K dari kecamatan, secara langsung memantau realisasi pembangunan fisik dan peningkatan mutu di sekolah penerima DAK dan DAU.

”Komite sekolah dan masyarakat diminta ikut memantau DAK. Makanya sejak sosialisasi mereka selalu dilibatkan. Dan sejauh ini, belum ada laporan penyimpangan DAK,” tegas Budiyanto.
Batas realisasi

Batas realisasi dana bantuan dari APBN dan APBD tersebut sampai akhir Desember ini. Setelah itu, Dinas P & K akan melakukan rekapitulasi laporan pembangunan dari masing-masing SD.
Jika diketahui dan terbukti melenceng dari petunjuk teknis yang ada, maka pihaknya segera menindaklanjutinya.

”Bantuan tersebut pihak sekolahlah yang mengelola. Begitu dana itu turun, langsung ditransfer ke rekening sekolah masing-masing. Jika penggunaannya tidak sesuai aturan maka akan ada sanksi tegas,” imbuh Budiyanto.

Dia menjelaskan DAK dan DAU tahun ini diperuntukkan bagi 118 SD yang tersebar di 26 kecamatan, di mana masing-masing sekolah memperoleh kucuran Rp 250 juta, dengan uraian Rp 160 juta dipergunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah, sementara sisanya dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan.

”Pembangunan fisik tersebut seperti, pembangunan atau rehab ruang kelas, pengadaan MCK, pengadaan mebeler dan lain-lain. Dan dana lainnya untuk peningkatan mutu, seperti pengadaan komputer,” tandasnya. – Oleh : Hanifah Kusumastuti

Sumber: SOLOPOS/221208




Leave a Reply

TV Klaten Video Klaten Lowongan Kerja Klaten Iklan Klaten Jasa Pembuatan Website Klaten Pusat Souvenir Klaten

Berita Terbaru

Wahana Kampung Dolanan Tradisional di Kompleks Candi Prambanan

Klaten – Taman Wisata Candi Prambanan tidak lagi diasosiasikan dengan tempat wisata bagi orang dewasa saja. Dengan adann...

MWC NU Kecamatan Tulung Gelar Salat Gaib bagi Almarhum Husni Kamil Malik

Klaten – Atas perintah dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tulung, Klaten, meng...

Libur Lebaran, Ruas Jalan Menuju Candi Prambanan Dilanda Kemacetan

Klaten – Kemacetan yang tidak lazim terjadi mulai dari ruas jalan di depan pabrik susu SGM Kemudo menuju ke arah Candi P...

Warung Garang Asem Mbah Rono; Tempat Singgah yang Menyenangkan bagi Para Pemudik

Klaten – Bagi para pemudik lebaran, perjalanan mudik ke kampung halaman tidak ubahnya adalah sebuah perjalanan wisata, t...

Lebaran Diwarnai Kemacetan Arus Mudik dan Kecelakaan

Klaten – Lebaran tahun ini diwarnai oleh kemacetan jalur arus mudik dan kecelakaan yang menewaskan dua pengendara motor ...

Polisi Klaten Memperketat Mapolres Pasca Ledakan Solo

Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Kota Solo Selasa (5/7) kemarin memaksa berbagai pihak ...

Bantuan WOM Finance Untuk UKM Start Up Klaten

Klaten termasuk salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang banyak memiliki talenta pengusaha UKM. Dari beberapa jenis kera...

Sanksi Untuk PNS Klaten Yang Bolos Pasca Libur Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1437H yang akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016 tidak hanya disambut dengan sukacita oleh seluruh...

SUKA KLATEN.INFO?