Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » FITUR » Klaten Si Raja Beras dari Jawa Tengah

Klaten Si Raja Beras dari Jawa Tengah

(86 Views) January 20, 2015 1:46 pm | Published by | No comment

Klaten: Brigade pangan Kabupaten Klaten (Jateng) bersama petani dan TNI mendukung program swasembada pangan nasional. Untuk percepatan program itu, Klaten mencanangkan tanam padi organik rojolele, ketan hitam, dan IR-64 di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kamis (15/1/2015).

Pencanangan tanam padi organik dengan alat mekanis transplanter tersebut, dilakukan secara simbolis antara lain oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Bayu Purwiyono, dan Bupati Klaten Sunarno.

Penanaman padi organik pada musim tanam 2014/2015 di Kecamatan Polanharjo, dilakukan di Desa Glagahwangi seluas 25 hektare, Desa Karanglo 25 hektare, dan Desa Sidowayah 25 hektare. Ini merupakan kegiatan lanjutan uji coba di huma yang menghasilkan produksi 7 ton per hektare.

Bupati Sunarno mengatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus menciptakan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, yaitu dengan cara perbaikan kesuburan lahan dan sistem pertanian sehat.

“Kami telah melakukan uji coba pada tahap awal dengan menanam padi varietas IR-64 dan Pepe seluas 2,3 hektare di lahan huma Desa Semangkak, Klaten Tengah, menggunakan pupuk organik formulasi sendiri. Hasil panen pada September 2014 mencapai 7 ton per hektare,” kata dia.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) menanam benih di persawahan Desa Glagahwangi, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) menanam benih di persawahan Desa Glagahwangi, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah

Kabupaten Klaten merupakan salah satu lumbung beras di Jateng. Selama lima tahun terakhir (2009-2013), Klaten selalu surplus beras dengan rata-rata 60.833 ton per tahun. Surplus tertinggi 95.538 ton pada 2012. Dan, untuk 2014, sampai November, data sementara surplus mencapai 100.000 ton.

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, ada lima permasalahan yang dihadapi dalam program swasembada pangan. Yaitu, masalah jaringan irigasi yang rusak, ketersediaan benih, penyaluran pupuk, alat mesin tanam (alsintan), jumlah penyuluh pertanian yang masih kurang.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan menyatakan siap untuk membantu alat mesin tanam (alsintan) berupa traktor tangan dan transplanter, serta pompa air guna peningkatan produksi pertanian.

Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa produktivitas padi di Jateng mencapai 8 ton per hektare. “Jadi, rajanya beras di Indonesia, salah satunya ya Klaten,” ujarnya.

Untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, pemerintah provinsi juga siap memberikan bantuan alsintan yang dibutuhkan petani untuk mengolah lahan pertanian di Klaten.
JCO

Sumber:  http://news.metrotvnews.com/read/2015/01/15/345691/klaten-si-raja-beras-dari-jawa-tengah

Tags:

serba serbi klaten beras organik ir 64 tahun 2015 beras organik srowot klaten

Tags:
Categorised in: , ,

No comment for Klaten Si Raja Beras dari Jawa Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *