Menu Click to open Menus
Home » KLATEN » Kelembapan tanah tinggi, petani semangka Delanggu merugi

Kelembapan tanah tinggi, petani semangka Delanggu merugi

(133 Views) June 17, 2010 7:22 am | Published by | No comment

Delanggu (Espos) Sejumlah petani semangka mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah karena hasil panen mereka tidak maksimal akibat tingginya kelembapan tanah. Tingginya kelembapan tanah yang mengakibatkan pertumbuhan buah semangka tidak sempurna itu disebabkan masih tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini.

Widodo, 45, seorang petani semangka asal Dukuh Miliran Desa Mendak Kecamatan Delanggu, Klaten, mengatakan, hasil panen kali ini berbeda dengan sebelumnya, lantaran tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini. “Ukurannya lebih kecil dari biasanya. Kalau dijual tentu harganya akan turun drastis,” ujar Widodo saat ditemui Espos di sela-sela kesibukannya memetik buah semangka, Senin (14/6).

Widodo menjelaskan, buah semangka ukuran normal biasanya dijual dengan harga Rp 15.000/kg. Akan tetapi, dirinya tidak yakin hasil panen semangka kali ini harganya bisa menjangkau Rp 10.000/kg. Widodo mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah karena tidak maksimalnya hasil panen kali ini. “Biasanya keuntungan hasil berjualan semangka bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 8 juta. Tetapi kali ini, saya tidak tahu bisa laku hingga Rp 3 juta atau tidak,” tandas Widodo.

Selain rugi karena harganya turun, Widodo juga mengaku mengalami kerugian biaya operasional. Menurutnya, dibutuhkan pupuk jenis NPK sebanyak tiga kuintal seharga Rp 690.000 untuk tanaman semangka di lahan seluas 2.000 m2 miliknya. Selain itu, dirinya juga harus mengeluarkan uang senilai Rp 400.000 untuk membasmi hama walang dan wereng yang mengganggu tanaman ini. Sementara untuk membeli bibit semangka dibutuhkan dana sekitar Rp 150.000. “Itu belum termasuk rugi tenaga dan waktu.” – Oleh : mkd

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Rabu, 16 Juni 2010 , Hal.VI


Tags:

pasar srago yang menjual buah semangka Widodo semangka

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Kelembapan tanah tinggi, petani semangka Delanggu merugi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *