Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » Jelang tahun ajaran baru, nilai produksi tekstil Wedi capai Rp 5 miliar

Jelang tahun ajaran baru, nilai produksi tekstil Wedi capai Rp 5 miliar

(34 Views) June 19, 2010 8:55 am | Published by | No comment

Klaten (Espos) Roda produksi usaha konveksi di Wedi, Klaten, berputar cepat menjelang tahun ajaran baru sekolah. Asosiasi Pertektilan Indonesia (API) Komisariat Daerah (Komda) Klaten memperkirakan, saat ini, nilai produksi tekstil di Kecamatan Wedi mencapai Rp 5 miliar.

Taksiran itu, Jumat (11/6) lalu, diungkapkan Ketua API Komda Klaten, Herawati di kediamannya. Herawati yang juga seorang pengusaha tekstil asal Wedi itu mengungkapkan, para pengusaha konveksi di Wedi rata-rata mengeluarkan biaya modal hingga ratusan juta rupiah untuk melaksanakan produksi menjelang tahun ajaran baru sekolah.

“Kalau untuk pengusaha tekstil yang besar mengeluarkan biaya produksi ratusan juta itu sudah biasa. Kalau pengusaha tekstil kecil biasanya mengeluarkan biaya produksi sebesar Rp 5 juta hingga Rp 50 juta,” papar Herawati.

Diakui Herawati, besarnya nilai produksi membuat pihaknya tidak melayani pesanan tekstil yang tanpa disertai uang muka. Menurutnya, jika tanpa uang muka para pengusaha tekstil hanya melayani pesanan dalam jumlah sedikit atau kurang dari 5.000 buah. “Para pengusaha tekstil di Wedi terkendala minimnya modal. Tanpa uang muka kegiatan produksi tidak akan bisa berjalan,” tutur Herawati.

Dominasi batik

Lebih lanjut, Herawati menjelaskan, pesanan seragam sekolah maupun perguruan tinggi mulai ramai sejak bulan Mei lalu. Menurutnya, pesanan didominasi seragam jenis kain batik dan kaus olahraga daripada seragam putih merah untuk siswa SD maupun OSIS untuk siswa setara SMP dan SMA. “Mungkin karena sudah banyak yang menjual seragam putih merah atau putih biru sehingga mereka lebih banyak memesan seragam batik maupun seragam olahraga,” tutur Herawati.

Herawati memaparkan, setidaknya terdapat ratusan lembaga pendidikan setingkat TK, SD, SMP, SMA, maupun perguruan tinggi yang memesan seragam kepadanya. Khusus perguruan tinggi umumnya memesan jas almamater.

Dia menjelaskan, ratusan lembaga pendidikan itu berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Solo, bahkan juga luar pulau seperti Kalimantan. “Pesanan tak hanya seragam tetapi juga segala atribut seperti topi, kaos kaki, dasi dan lain sebagainya,” papar Herawati.

Terpisah, Ny Hardi, 51, seorang pengusaha tekstil asal Desa Sumberejo Klaten Selatan mengaku lebih banyak mendapatkan pesanan kaus olahraga dibandingkan seragam lain. Berbeda dengan Herawati, Ny Hardi mengaku mulai kebanjiran pesanan sejak bulan Januari silam.

Menurutnya, pesanan seragam itu bukan saja berasal dari sekitar Klaten, namun juga Bali, Nusa Tenggara Timur dan lain-lain. “Biasanya permintaan pesanan seragam akan terus berlanjut hingga bulan Oktober,” tukasnya. – Oleh : mkd

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Jum’at, 18 Juni 2010 , Hal.VI


Tags:

info tempat jual baju batik di wedi klaten jateng 2016 pengusaha tekstil di klaten produksi konveksi di klaten

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Jelang tahun ajaran baru, nilai produksi tekstil Wedi capai Rp 5 miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *