Menu Click to open Menus
Home » KLATEN » Hewan ternak dibakar, bukti hilang

Hewan ternak dibakar, bukti hilang

(151 Views) November 20, 2010 6:11 pm | Published by | No comment

Klaten (Espos) Sejumlah perangkat desa mengaku kerepotan dengan tata cara pendataan hewan ternak mati untuk mendapatkan ganti rugi sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Jateng.

Pasalnya, setiap hewan ternak mati yang didata harus disertai dokumen foto asli, dilengkapi berita acara dengan dua saksi warga serta saksi dari pegawai Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten. Saat ini, telah banyak hewan ternak mati yang membusuk sehingga harus segera dibakar demi mencegah berjangkitnya penyakit kolera.

“Saat ini, dari laporan 300-an ternak warga yang mati, baru belasan saja yang lengkap datanya,” kata Kepala Dispertan Klaten, Sri Mulyaningsih di sela-sela kunjungannya ke Desa Balerante, Kemalang, Kamis (18/11).

Syarat yang diatur Pemprov Jateng, diakui Sri, sangat menyulitkan pendataan lantaran saat ini telah banyak ternak warga yang membusuk dan bahkan telah dibakar. Padahal, untuk mendapatkan bukti foto harus ada wujud ternaknya. “Ini memang dilema. Jika tak segera dibakar akan mengancam keselamatan jiwa, tapi jika dibakar jadi susah mencari bukti fotonya.”

Meski demikian, pihaknya selaku pelaksana teknis tak bisa berbuat banyak. Dia hanya berharap segala kesulitan pendataan ternak mati itu bisa terselesaikan. “Salah satunya, jika ternak telah hangus, ya bisa memakai saksi warga,” paparnya.

Namun, langkah ini juga diakui tak gampang. Pasalnya semua warga masih berada di lokasi pengungsian yang terpencar-pencar. Terpisah, Kepala Desa Balerante, Sukono, mengakui, selama ini, pendataan ternak warga hanya sebatas didata. Namun, soal bukti foto dan berita acara dengan dua saksi warga dan petugas Dispertan itu yang belum bisa dilakukan karena kondisi yang membahayakan.

“Data kami sebatas data yang kami temui di lapangan dan laporan pemilik ternak. Kalau harus ada foto atau berita acara, itu kami belum lakukan. Saat ini saja kampung kami seperti kuburan, bagaimana mau mendata warga,” paparnya. – Oleh : Aries Susanto

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 20 November 2010 , Hal.V



Tags:
Categorised in: ,

No comment for Hewan ternak dibakar, bukti hilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *