Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » FITUR » Gerabah Miring Khas Desa Melikan Klaten

Gerabah Miring Khas Desa Melikan Klaten

(127 Views) February 6, 2013 9:43 pm | Published by | No comment

Klaten-  Setiap daerah mempunyai ciri khas sejarah yang berbeda dengan daerah lainya. Begitu juga dalam hal produksi gerabah dan keramik di Desa Melikan Kecamatan Wedi, Klaten. Mungkin tidak semua orang pernah mendengar gerabah tradisional Khas Desa Melikan dari Klaten. Meskipun tidak terlalu tersohor seperti industri gerabah Kasongan di Bantul, namun sejatinya sentra kerajinan masyarakat Desa Melikan dalam memproduksi gerabah ini sudah ada dan berkembang turun temurun dari nenek moyang.

gerabah-melikan-klaten

Tahapan proses produksi gerabah di salah satu Home Industri di Desa Melikan Kecamatan Wedi Klaten.

Salah satu warga Melikan, Suparno (45) menuturkan bahwa awal mula kerajinan gerabah yang dibuat adalah gerabah kendi yang merupakan tempat untuk air minum yang sering dibawa oleh Sunan Padang Aran Bayat sebagai bekal di dalam perjalanan untuk menyiarkan agama Islam hingga di Desa Melikan Klaten. Dan kendi di Melikan sering dipergunakan sebagai perangkat upacara/ritual kematian, yang sering diletakkan di atas makam.

Proses Produksi Gerabah di Desa Melikan masih menggunakan cara tradisional serta motif dan bentuk hiasanya lebih sederhana dibandingkan gerabah Kasongan.

Namun, Gerabah Melikan mempunyai ciri khas yang langka dan unik dalam membuatnya yaitu teknik putar miring yang menjadi ciri khas dan dikenal di seluruh dunia. “teknik putaran miring ini jadi ciri khas gerabah Melikan karena teknik ini belum pernah ada di belahan dunia manapun. Satu-satunya ya hanya disini,” ujar Winarni (44) salah satu pemilik home industri kerajinan keramik saat ditemui di kediamanya, Sabtu (2/2).

gerabah desa melikan

Salah satu produk gerabah di Timbul Jaya gallery Desa Melikan Kecamatan Wedi Klaten

Bahkan karena keunikanya, Desa Melikan banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun asing yang ingin mencoba teknik putaran miring dalam membuat gerabah sehingga Pemkab Klaten mencanangkan Desa Melikan menjadi salah satu Desa Wisata di Kota Klaten. “Gerabah dan keramik Melikan ramai dikunjungi para pembeli terutama di akhir pekan dan menjelang hari raya. Harga gerabah juga bervariasi mulai seribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis, ukuran dan motifnya, “ kata Rodi Warnorianto (49) salah satu pemilik showroom gerabah di pinggir jalan ini. Oleh: Iksan Jaid Saputra

Tags:

ciri khas klaten desa wisata melikan pengrajin gerabah klaten

Categorised in: , ,

No comment for Gerabah Miring Khas Desa Melikan Klaten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *