Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » DAERAH » Dinas Pertanian Klaten Mengembangkan Kawasan Cabe Di Tijayan

Dinas Pertanian Klaten Mengembangkan Kawasan Cabe Di Tijayan

(65 Views) December 1, 2012 5:42 am | Published by | No comment

Manisrenggo – Pada tahun anggaran 2012 Dinas Pertanian kabupaten Klaten mengembangkan kawasan cabe di desa Tijayan, kecamatan Manisrenggo. Pemilihan lokasi dengan pertimbangan bahwa desa Tijayan telah memiliki kelompok Tani yang sudah cukup berpengalaman berbudidaya cabe keriting. Disamping itu kawasan ini memenuhi persyaratan  agroekosistem yang  dipersyaratkan. Tujuan pengembangan cabe ini adalah dalam rangka memberdayakan petani yang terhimpun dalam kelompok dan dapat meningkatkan pendapatan usaha taninya.

Kelompok Tani,”Tani Bangun” dengan  ketua Suwoto sebagai pelaksana kegiatan selama ini sudah sering menanam cabe, terutama cabe keriting. Pengembangan cabe yang memperoleh bantuan dari Dinas Pertanian seluas 10 hektar, berlokasi di bulak Tijayan yang cukup strategis. Penanaman cabe kemarin bersamaan dengan penanaman tembakau rajangan, dan saat ini telah berumur kurang lebih 4 bulan. Kelompok tani diberi bantuan dari Dinas berupa benih, pupuk an organik (ZA dan Ponska), plastik, obat-obatan serta pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Petugas Pertanian Lapangan (PPL). Varietas cabe yang ditanam antara lain Inko dan Siminis. Rata-rata petani memiliki lahan seluas  1.000 – 2.000 meter persegi, dengan jumlah tanaman antara 2.000 – 4.000 batang. Dari sisi pembinaan dan pendampingan teknis oleh PPL dan dari Dinas dilaksanakan secara berkala.

Salah satu anggota kelompok tani yang ikut menerima bantuan Sarjono, menjelaskan bahwa dari segi waktu tanam kegiatan ini kurang tepat, sehingga akibatnya ketika panen harga cabe rendah, saat ini per  kilogram hanya Rp 5.000,-. Menurut Sarjono biasanya petani disini merasa  tepat jika menanam cabe sesudah panen padi musim tanam pertama, yakni sekitar bulan Maret. Pengalaman selama ini jika menanam cabe sesudah panen padi MT 1 harga cabe saat panen cukup tingggi, yakni rerata  Rp 10.000,-/kg, bahkan pernah mencapai Rp 20.000,-/kg. Disamping itu pemberian benih  cabe varietas  Inko dan siminis  dinilai tidak sesuai harapan, ia sebenarnya lebih suka menanam Kado atau Luis katanya. Varietas yang disebutkan terakhir dapat menghasilkan produksi ideal hingga 1 kg/batang bahkan bisa lebih, sementara dari bantuan hanya berproduksi  separuhnya dan buahnya lebih kecil. Dalam satu musim tanam biasanya dapat memanen hingga 10 kali, selama kurang lebih 4 bulan selama pertanaman. Menurut Sarjono budidaya cabe bantuan ini hasilnya kurang optimal. Namun demikian ia dan kelompok taninya berterima kasih telah diperhatikan  dengan diberi bantuan dari Diperta Klaten.

Sebagai anggota Kelompok Tani “Tani Bangun” Sarjono berharap jika kedepan masih ada bantuan sebaiknya ada musyawarah  dengan melibatkan seluruh anggota kelompok untuk  penetapan waktu tanam  dan  varietas cabe  yang tepat, agar tujuan program/kegiatan utamanya peningkatan kesejahteraan petani dapat tercapai. Dan hasil kegiatan ini dapat menjadi bahan evaluasi agar kinerja pengembangan cabe  pada saat yang akan datang dapat lebih berhasil dengan baik.

Oleh   : Kiswanto

 

Tags:

cabe inko dinas pertanian klaten pertanian klaten

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Dinas Pertanian Klaten Mengembangkan Kawasan Cabe Di Tijayan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *