Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » Di Cawas, petani manfaatkan softener

Di Cawas, petani manfaatkan softener

(50 Views) May 20, 2010 7:06 am | Published by | 1 Comment

Cawas (Espos) Sejumlah petani di Desa Tirtomarto Kecamatan Cawas, Klaten, mencoba mencampurkan pelembut pakaian (softener) ke pestisida yang mereka semprotkan ke tanaman padi untuk membasmi hama wereng.

Suyadi, 45, salah seorang petani mengaku baru kali pertama mencoba menggunakan pelembut pakaian itu untuk membasmi hama wereng di lahan pertanian miliknya. Menurutnya, sejumlah petani lain sudah membuktikan bahwa penggunaan campuran pestisida dan pelembut pakaian itu cukup afektif dalam membasmi hama wereng.

“Sebenarnya saya juga ragu. Tetapi, tidak ada salahnya saya mencoba terlebih dahulu untuk membuktikan keampuhan dari pewangi pakaian ini,” ujar Suyadi saat ditemui Espos di sawahnya, Kamis (13/5).

Diceritakan Suyadi, saat ini tanaman padi seluas 1.500 ha miliknya sudah berumur sekitar 45 hari. Selain wereng, dua jenis hama lain, yakni keong emas dan ulat, juga mengganggu tanaman padinya. Pada usia sepekan hingga dua pekan, tanaman padi miliknya itu diganggu oleh hama berupa keong emas. Sementara hama berupa ulat dan wereng mengganggu tanaman padi setelah keong emas berhasil diatasi.

Namun Suyadi mengaku kesulitan membasmi wereng. Dia mengaku sudah melakukan tiga kali penyemprotan pestisida ke tanaman padinya, nyatanya hingga kini wereng masih bertahan. “Mudah-mudahan campuran pestisida dan pewangi pakaian ini bisa lebih ampuh dalam membasmi wereng,” harap Suyadi.

Yato Miharjo, 65, petani lain mengaku masih menunggu efektivitas pewangi pakaian. Jika terbukti dia akan mengikuti. – Oleh : mkd

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Rabu, 19 Mei 2010 , Hal.VI


Tags:

apakah pewangi bisa membasmi wereng membasmi ulat padi pakek pewangi pakean Mencampur peptisida dan pewangi utk hama

Tags:
Categorised in: ,

1 Comment for Di Cawas, petani manfaatkan softener

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *