Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » Bupati larang pungutan sekolah, Disdik: MOS tanpa hukuman fisik!

Bupati larang pungutan sekolah, Disdik: MOS tanpa hukuman fisik!

(73 Views) July 15, 2009 6:20 am | Published by | 1 Comment

Klaten (Espos) – Disdik Klaten mengingatkan pengelola sekolah untuk tidak menerapkan hukuman fisik dalam MOS yang dimulai Senin (13/7). Sementara Bupati Sunarna melarang sekolah menarik pungutan dari orangtua siswa.

”Jangan sampai membebani orangtua siswa. Memang SPP gratis, tetapi tidak semuanya gratis. Apabila ada pungutan yang tidak jelas akan ditindak sesuai aturan,” kata Bupati saat ditemui wartawan di kompleks Pemkab setempat, Senin (13/7).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Sunardi menambahkan, pihaknya telah mengimbau seluruh sekolah untuk tak melakukan pungutan tak jelas. Imbauan disampaikan khususnya untuk pengelola sekolah menengah pertama (SMP). Bagaimanapun, katanya, untuk pendukung operasional sekolah, pemerintah telah menggratiskannya hingga tingkat SMP.

“Untuk sekolah yang standar internasional, diperbolehkan asal sesuai ketentuan yang ada. Untuk yang standar nasional, semuanya harap dibicarakan dengan orangtua murid. Prinsipnya tidak boleh ada paksaan,” ujar Sunardi menekankan.

Dia juga mengungkapkan, sekolah harus memerhatikan kepentingan orangtua siswa yang tak mampu. Mereka, jelas Sunardi, boleh dimintakan pembebasan dari keperluan biaya sekolah. Sepanjang sesuai ketentuan. Apabila ada sekolah yang tidak bersedia, laporkan ke kami. Disdik siap memfasilitasi,” urai dia.

Diancam sanksi

Terkait uang seragam, Sunardi menjelaskan hal tersebut menjadi kebutuhan pribadi masing-masing siswa. Bila nanti ditemukan nilai yang tidak sewajarnya dalam pembelian seragam, walimurid bisa menuntut pertanggungjawaban kepada sekolah. “Yang perlu diperhatikan adalah walimurid boleh membeli seragam sendiri,” ungkapnya.

Sementara memasuki tahun ajaran baru 2009/2010, Disdik meminta agar masa orientasi sekolah (MOS) digelar agar benar-benar bermanfaat bagi para siswa. MOS harus membuat siswa memiliki wawasan lebih terkait disiplin hingga sekolah.

“Tetapi jangan bersifat fisik. Dilarang juga untuk memberi hukuman bersifat fisik dalam MOS. Hukuman fisik itu justru menyakitkan dan tidak menyehatkan. Ada sanksi bagi sekolah yang memberlakukan hukuman fisik seperti itu,” tegas Sunardi. – Oleh : Heriyono Adi Anggoro

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Selasa, 14 Juli 2009 , Hal.VII

Tags:

Hukuman fisik yang tidak diperbolehkan dalam mos

Categorised in: ,

1 Comment for Bupati larang pungutan sekolah, Disdik: MOS tanpa hukuman fisik!

  • sritukul says:

    klaten terkenal kedungnya orang2 seni ..maka harus diawali dr sektor pendidikan yg berkualitas baik..smg cepat di PNSkan pak/bu guruku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *