Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » DAERAH » Budidaya Pepaya California Di Leses, Manisrenggo Berprospek Cerah

Budidaya Pepaya California Di Leses, Manisrenggo Berprospek Cerah

(173 Views) December 13, 2012 5:03 am | Published by | No comment
Budidaya Pepaya

Budidaya Pepaya

Manisrenggo  –   Pak H Dirjo Wiyono adalah seorang tuan tanah yang juga petani kreatif  dan berpikiran maju, demikian dituturkan Waliman seorang petugas kebun yang sedang memelihara tanaman pepaya jenis california di  desa Leses, kecamatan Manisrenggo. Betapa tidak, pak Dirjo memiliki lahan yang luas, banyak jenis usaha tani disamping pepaya antara lain lombok rawit, melon dan sengon laut di berbagai lokasi di Manisrenggo. Melihat peluang pasar yang bagus  khususnya pepaya maka  di putuskan untuk menanami lahan sawah  yang letaknya disebelah utara SD Leses itu  untuk tujuan budidaya buah segar.

Kebun seluas kurang lebih 2000 meter pesegi, itu ditanami pepaya california dengan jarak tanam 1,5 m x 2,5 meter sehingga berisi  tanaman sekitar 535 batang. Bijinya dibeli dari kios sarana produksi pertanian setempat, disemai  kemudian ditanam dan saat ini umur tanaman sudah 7 bulan. Sejak tanaman umur 4 bulan sudah mulai menghasilkan buah. Umur produktif tanaman pepaya california ini hingga mencapai 4 tahun. Rerata berat buah ideal yang dikehendaki konsumen  yaitu  kurang lebih 1,5 kg perbuah. Buah yang baik (klas A) berbentuk bulat memanjang (seperti  yang dipegang pak Waliman dalam foto ). Sedangkan buah yang berbentuk bulat akan dikategorikan kelas B atau C.

Tentang pemasaran buah ini tidak ada kendala, bahkan pembeli biasanya datang kekebun memetik sendiri, kemudian menimbang serta membayar secara kontan. Harga per kilogram buah pepaya dikebun antara  Rp 2.000,- s.d. Rp 3.000,-, sementara di supermarket sudah mencapai  Rp 7.000,- an. Selama masa produktif sebatang pohon pepaya dapat menghasilkan puluhan kilogram buah. Total penerimaan dari penjualan buah pepaya ini hingga selesai diperkirakan mencapai  belasan juta rupiah. Permintaan buah segar semacam ini  sekarang sangat besar, dan produsen belum bisa mencukupinya. Bertanam buah pepaya nampaknya belum banyak diminati oleh petani, hal ini menyebabkan tidak banyak pesaing dalam produksinya. Kesenjangan antara permintaan pasar yang besar dengan terbatasnya ketersediaan produksi menjadikan prospek pasar pepaya kedepan sangat bagus dan terbuka luas.

Waliman, yang berdomisili di Jetis, desa Tijayan telah sekitar 2 tahun menjadi tenaga kepercayaan sebagai pemelihara kebun  pak Dirjo, mengatakan  bahwa pemeliharaan tanaman pepaya tidak sulit dan jarang terserang hama/penyakit tanaman. Konsep pemanfaatan lahan kebun buah ini dengan pola tumpangsari  yakni dengan dimulai tanaman lombok rawit, jagung (jangka pendek)  disela-sela tanaman pokok pepaya ( jangka menengah) dan tanaman utama Albicia Falcataria (jangka panjang). Dengan demikian dari sebidang lahan ini akan dapat memberikan hasil secara lumintu mulai harian, bulanan dan tahunan dengan perkiraan total nilai produksi mencapai puluhan juta rupiah. (www.klaten.info)

Oleh: Kiswanto

 

Tags:

Pepaya california budidaya pepaya tumpang sari pepaya california

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Budidaya Pepaya California Di Leses, Manisrenggo Berprospek Cerah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *