Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » OPINI » Belajar dari paku…

Belajar dari paku…

(44 Views) June 16, 2008 8:37 pm | Published by | 2 Comments

Belajar dari paku…

Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku,dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang dipagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata :
Anakku, kamu sudah berlaku baik,tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada dipagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.”
“Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka.”
“Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya sama perihnya seperti luka fisik.”
“Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka.”
“Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.”
“Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.”
“Tunjukkanlah kepada teman- temanmu betapa kau menyukai mereka.”

Diambil dari kotak pesan di Friendster dari sahabat Klaten.


Categorised in: , ,

2 Comments for Belajar dari paku…

  • nuniek says:

    sungguh suatu nasihat yang sangat berguna bagi kehidupan seseorang

  • jimmy says:

    Benernya gw dah pernah baca ni cerita, tapi untuk yang ini agak dirubah dikit… walaupun dengan tujuan yang sama. Gw suka gaya lo dengan menyontek tapi dengan unsur kebaikan…
    Congratulation…
    Semoga aja banyak yang dapat berubah lebih baek tentunya setelah membaca tulisan lo…
    Gud luck..

    Foxfort

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *