Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » DAERAH » Balai TNGM Lakukan Restorasi Ekosistem Merapi

Balai TNGM Lakukan Restorasi Ekosistem Merapi

(116 Views) December 21, 2012 6:22 am | Published by | No comment

Foto Puncak Merapi

Akibat erupsi Gunung Merapi Tahun 2010, menurut Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Yogyakarta, mengakibatkan kerusakan kawasan TNGM seluas kurang lebih 3000 hektar, akibat awan panas dan tertutupnya canopy oleh abu vulkanik.Kerusakan kawasan ini disertai kepunahan ekosistem yang ada di dalamnya terutama pada kawasan yang terkena awan panas. Tidak terlepas kawasan TNGM di Resort Kemalang Kabupaten Klaten mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II (Klaten-Boyolali), Joko Priyono lebih lanjut menjelaskan bahwa sejak awal tahun 2011 hingga 2012 Balai TNGM melakukan kegiatan penanaman sebagai bagian kegiatan restorasi ekosistem. Tujuan kegiatan ini  antara lain memulihkan secara cepat kawasan TNGM yang mengalami kerusakan akibat erupsi, memberi rasa tenang kepada masyarakat dimana kawasan yang tadinya gundul karena terjangan material vulkanik sudah mulai di tanami kembali, dan menjawab dorongan masyarakat yang begitu kuat supaya kawasan TNGM cepat ditanami kembali.

Penanaman dilaksanakan pada kawasan TNGM yang sudah bisa ditanami kembali, dengan ciri-ciri kawasan yang terdampak erupsi dan sudah mengalami pembersihan akibat hujan dari sisa material erupsi berupa abu dan pasir sehingga lapisan tanah sudah terlihat, adapun pola penanaman adalah penanaman pada jalur batas kawasan terutama yang pal batasnya hilang, kawasan wisata alam di dalam Kawasan TNGM, kawasan yang dekat dengan pemukiman, serta kawasan TNGM yang dekat dengan sumber mata air.

Pada penanaman ini lokasi yang terpilih untuk kawasan Resort Kemalang adalah Blok Hutan Gedong Ijo. Dalam penanaman dilaksanakan degan melibatkan berbagai pihak baik kalangan sekolah, masyarakat sekitar dan para relawan.  Penanaman di Blok Hutan Gedong Ijo kecamatan Kemalang dilaksanakan berkolaborasi dengan Kelompok Masyarakat Peduli Merpi kecamatan Kemalang kabupaten Klaten.

Kegiatan yang dilaksanakan ini berfokus pada restorasi ekosistem yang telah rusak, dengan merehabilitasi hutan dan lahan. Kegiatan pengayaan jenis tanaman dengan menanam bibit tanaman puspa ,gayam, duwet dan dadap. Diharapkan seluruh kegiatan ini mendapat dukungan masyarakat, mengingat kawasan TNGM telah menjadi satu kesatuan ekosistem kehidupan mereka sejak lama, khususnya masyarakat sekitar taman nasional gunung Merapi. Keberhasilan restorasi ini diharapkan juga akan melestarikan fungsi linkungan hidup, terutama sebagai fungsi resapan air.

Sementara hasil survey potensi tumbuhan di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi ditemukan kurang-lebih 154 jenis tumbuhan. Jenis tumbuhan paling dominan adalah Pinus Merkusii. Jenis ini bukan merupakan tanaman asli, karena keberadaannya merupakan hasil introduksi Perum Perhutani. Selain Pinus merkusii, jenis lain yang ada adalah Accacia decurens. Paska erupsi, Accacia decurens tumbuh dengan sangat pesat dan menutup permukaan kawasan yang semula kritis dan gundul, demikian dijelaskan Joko Priyono.

Oleh : Kiswanto

Tags:

ciri khas ekosistem kawasan gunung merapi ciri ciri kawasan perlu restorasi restorasi tngm

Tags:
Categorised in: , ,

No comment for Balai TNGM Lakukan Restorasi Ekosistem Merapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *