Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » OPINI » Bahaya Telepon Seluler

Bahaya Telepon Seluler

(45 Views) April 14, 2008 1:38 pm | Published by | 8 Comments

Bahaya Telepon Seluler

bahaya-telepon-seluler

Bahaya-Telepon-Seluler

Saat ini telepon seluler (ponsel) telah banyak di gunakan oleh masyarakat dan seolah-olah menjadi barang yang wajib dimiliki. Berbagai merk dengan bentuk dan fitur-fitur baru bermunculan dan membuat harganya pun semakin murah dan ditambah lagi tarif pulsa yang semakin murah dan terjangkau yang tentunya berpengaruh pada kapasitas pemakaian ponsel.

Memang keberadaan ponsel sangat membantu dalam kemudahan komunikasi, tetapi satu hal yang perlu diingat bahwa pancaran sinyal dari emiter ponsel selalu mengikuti kaidah pancaran radiasi gelombang elektromagnetik.

Bahaya telepon seluler disebabkan karena adanya radiasi. Radiasi ini yang kerap kali dituding sebagai penyebab timbulnya berbagai masalah kesehatan. Beberapa penelitian menyebutkan radiasi ponsel mampu menjadi penyebab kanker dan gangguatan otak lainnya.
Lalu bagaimana menanggulangi dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel?

Berikut beberapa tips yang diramu oleh DetikINET dan EMF-Health,

  • Batasi pemakaian ponsel hanya pada panggilan yang penting-penting saja dan bicaralah dengan singkat. Ingatlah bahwa pembicaraan via ponsel yang terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam disinyalir mempunyai beberapa dampak buruk terhadap kesehatan. Namun jika Anda memang harus melakukan panggilan yang lama, disarankan untuk memakai handsfree untuk keamanan.
  • Anak-anak di bawah umur seharusnya hanya diperbolehkan memakai ponsel dalam keadaan darurat saja. Mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan, bahaya radiasi bisa bertambah parah.
  • Jika memakai ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan.
  • Minimalisir pemakaian ponsel di ruang tertutup dengan bahan logam atau baja, misalnya di dalam mobil. Dalam ruangan seperti ini, ponsel harus bekerja keras menstabilkan koneksi sehingga radiasi meninggi. Selain itu, ada kemungkinan radiasi memantul kembali ke pengguna di ruangan yang didominasi bahan baja. Minimalisir penggunaan ponsel ketika kekuatan sinyal hanya satu bar atau kurang. Dalam kondisi ini, ponsel juga harus bekerja keras untuk menstabilkan koneksi sehingga radiasi bertambah besar.
  • Belilah ponsel dengan level SAR (Specific Absorption Rate) yang rendah. Level SAR adalah ukuran kuantitas frekuensi radio yang diserap tubuh manusia. Semakin rendah level-nya, semakin baik untuk meminimalisir radiasi. Anda bisa mendapat informasi mengenai SAR ini di buku panduan atau surfing di internet.

Pada dasarnya semua dikembalikan lagi pada diri kita sebagai konsumen atau pengguna dalam menghindari bahaya telepon seluler. Alangkah baiknya kita mulai mencermati penggunaan ponsel, jangan terkecoh dengan jebakan tarif pulsa yang menawarkan harga yang murah dengan pemakaian lama. Saatnya menggunakan ponsel anda sebijak mungkin.


Categorised in:

8 Comments for Bahaya Telepon Seluler

  • tRa_ says:

    eleh..bokiesss,,,
    nonsense tu artikel_

  • admin says:

    🙂 Memang bagi yang belum pernah merasakan dampak banyak yang beranggapan begitu mbak tRA, kita ambil positifnya aja… jika kita ingin baik maka lakukan hal-hal baik, dan pada dasarnya lebih baik menjaga daripada mengobati…

  • karma says:

    “Apa pengaruh Telepone genggam terhadap Anak dalam waktu 2 menit” Ditemukan bahwa dengan hanya menelepone dalam waktu 2 menit dapat membuka “menutup darah ke otak” pada anak-anak ataupun dewasa, kemudian toksin masuk ke aliran darah dengan melewati pmbuluh darah ini menuju tengkorak kepala dan menyerang sel-sel otak. hal ini juga akan mengganggu aktivitas elektrik alami pada otak anak sampai lebih dari 1 jam setelah menelepon.
    K Chip Melindungi diri Anda dari Radiasi Elektronik yang ada di sekitar kita.

  • karma says:

    April lalu, surat kabar London memberitakan “Apa pengaruh Telepone genggam terhadap Anak dalam waktu 2 menit”

    Ditemukan bahwa dengan hanya menelepone dalam waktu 2 menit dapat membuka “menutup darah ke otak” pada anak-anak ataupun dewasa, kemudian toksin masuk ke aliran darah dengan melewati pmbuluh darah ini menuju tengkorak kepala dan menyerang sel-sel otak. hal ini juga akan mengganggu aktivitas elektrik alami pada otak anak sampai lebih dari 1 jam setelah menelepon.

  • angga says:

    yg ngumung bullshit tu pasti org bdoh

  • alegbs says:

    angka kriminalitas dan freesex cenderung naik dari tahun ke tahun, terutama bagi yang punya hp yang difasilitasi kamera

  • nC says:

    wah, ane baru tau ni gan, udah setahun lebiih ane udah sering teleponan berjam2,, arrghhh mksih infonya gan.. ane jadi takut 🙁 huft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *