Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » OPINI » ARAKK Desak Pemkab Berlakukan Lagi Aturan Enam Hari Kerja PNS

ARAKK Desak Pemkab Berlakukan Lagi Aturan Enam Hari Kerja PNS

(35 Views) December 9, 2011 2:00 pm | Published by | No comment

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten menemukan adanya lebih 50% dari sekitar 16.200 pegawai negeri sipil (PNS) di Klaten yang pulang lebih awal atau sebelum waktunya. Hal tersebut diketahui setelah BKD melakukan sidak di sejumlah kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Temuan itu membuat Aliansi Rakyat Anti Korupsi Klaten (ARAKK) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memberlakukan lagi aturan enam hari kerja bagi PNS. Koordinator ARAKK, Abdul Muslih mengatakan dari temuan tersebut telah membuktikan sendiri bahwa tingkat kedisiplinan PNS masih memprihatinkan.

Pada ujicoba aturan lima hari kerja beberapa tahun lalu, ARAKK telah mengusulkan untuk diberlakukannya lagi aturan enam hari kerja oleh Pemkab Klaten. Menurut Muslih aturan enam hari kerja sudah layak diterapkan kembali. Karena BKD telah membuktikan bahwa aturan lima hari kerja itu tidak efektif.

Penerapan aturan lima hari kerja menurut beberapa masyarakat dirasa tidak efektif dan berdampak pada pelayanan masyarakat yang kurang maksimal, seperti misalnya masyarakat masih banyak yg kecele saat ingin mengurus surat-surat pada hari Sabtu.

Tags:

arakk klaten meja tempat kerja pns situs ARAKK klaten

Categorised in:

No comment for ARAKK Desak Pemkab Berlakukan Lagi Aturan Enam Hari Kerja PNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *