Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » FITUR » Angin Kencang Merobohkan Satu Rumah Di Manisrenggo

Angin Kencang Merobohkan Satu Rumah Di Manisrenggo

(124 Views) December 11, 2012 7:37 pm | Published by | No comment

Manisrenggo – Beberapa waktu yang lalu, ketika musim hujan mulai tiba Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta telah mengingatkan agar masyarakat  DIY dan sekitarnya waspada terhadap dampak dari musim pancaroba. Masa transisi dari musim kemarau menuju penghujan biasanya akan terjadi petir dan angin kencang sebelum hujan turun. Peringatan tersebut benar adanya, seperti kejadian hari Jumat pagi (7/12) sekitar jam 09.00 WIB selama  kurang lebih satu jam angin bertiup kencang dan melanda daerah Manisrenggo dan sekitarnya. Selama angin kencang menerjang memang tidak terjadi musibah, hanya ketika melihat pohon-pohon kelapa yang tinggi meliuk-liuk diterpa sang bayu, rasa was-was menghantui perasaan, tutur Widodo seorang warga di padukuhan Manisrenggo.

Ketika suara adzan sholat Asar berkumandang di masjid At Taqwa, sekitar jam 15.00 WIB, tiba-tiba sebuah rumah yang berada di belakang masjid tersebut ambruk. Untung tidak ada korban jiwa dan tidak ada barang berharga yang ada di dalamnya, cerita Muchsin ketika ditemui contributor Klaten Info. Padahal biasanya anak-anak bermain didalam rumah kosong tersebut. Alat-alat berdagang es dan sepeda motor kebetulan juga tidak di masukkan kedalam rumah, karena firasat Muchsin seolah akan terjadi sesuatu pada rumah berdinding bambu itu paska angin kencang Jumat pagi. Menjelang sholat Asar sebagaimana biasa Muchsin pulang dari berjualan  es di sekitar SMP Negeri 1 Manisrenggo, kemudian memasukkan sepeda motor dan gerobak es nya kedalam rumahnya yang berada di sebelah timur rumah yang sudah tidak mampu berdiri tegak tersebut.

Rumah berdinding gedhek tersebut adalah milik mbah Ardjo (Allmarhum) yang telah dihibahkan kepada Sartini anak perempuannya. Rumah ini berlokasi di padukuhan Manisrenggo, desa Tanjungsari, kecamatan Manisrenggo atau berda di belakang SMPN 1. Sartini sekarang menempati rumahnya bersama suami dan anak-anak di Prambanan. Rumah berukuran 5 x 7 meter tersebut memang sudah agak lama tidak ditempati, walaupun masih ada aliran listrik dari PLN. Beberapa hari setelah rumah tua itu roboh, kelihatan belum ada eksekusi untuk membersihkan puing-puing yang tersisa, hanya terlihat meteran PLN dan kabel-kabel di lilitkan di pagar sebelah barat rumah. Menurut Widodo yang tinggal satu padukuhan sebenarnya pemilik rumah sudah dihubungi, dan warga berniat gotong royong untuk membersihkan, tetapi kurang direspon, katanya. Akibat bencana angin kencang ini, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian tidak lebih dari Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah), mengingat kondidi rumah telah rapuh dan kosong.

Oleh : Kiswanto

 

Tags:

smp n 1 manisrenggo klaten durian manisrenggo rumah roboh

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Angin Kencang Merobohkan Satu Rumah Di Manisrenggo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *