Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KLATEN » 4 Desa jadi lokasi pengungsian

4 Desa jadi lokasi pengungsian

(60 Views) September 25, 2010 9:14 pm | Published by | No comment

Klaten (Espos) Sebanyak empat desa di Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo mulai disiapkan untuk lokasi pengungsian menyusul penetapan status waspada Gunung Merapi.

Empat desa tersebut ialah Desa Dompol, Kemalang; Keputran, Kemalang; Ngemplak, Manisrenggo dan Bumi Perkemahan Kepurun, Manisrenggo. “Keempat lokasi pengungsian di desa tersebut berkapasitas di atas 7.000 jiwa. Selasa (2/9) nanti, pejabat Muspika dan Kepala Desa akan kami koordinasikan,” kata Koordinator Tim Teknis Forum Merapi, Eddy Santosa saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (24/9).

Ada enam desa yang menurut Eddy mendapatkan perhatian serius terkait keberadaannya yang berdekatan dengan Gunung Merapi. Keenam desa tersebut ialah Sambungrejo, Balaidesa, Balerante, Sidorejo, Tegalmulyo, dan Kendalsari. Dari lima desa tersebut, kata Eddy, sedikitnya ada 5.000 warga yang harus diungsikan. “Ini berdasarkan data tahun 2006 lalu,” paparnya.

Aktivitas meningkat

Kasi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta, Sri Sumarti menambahkan, saat ini aktivitas Merapi telah berstatus waspada sejak Senin (20/9) lalu. Aktivitas Merapi yang terjadi ialah gempa vulkanik dan disertai multi phase yang terjadi lebih sering dari biasanya. “Status Gunung Merapi sudah dinaikkan dari normal ke waspada sejak 20 September lalu, karena aktivitasnya juga meningkat,” katanya.

Saat kondisi normal, data kegempaan mencatat gempa multifase Gunung Merapi rata-rata lima kali per hari dan gempa vulkanik rata-rata satu kali per hari. Dalam satu minggu terakhir gempa multifase tercatat rata-rata 38 kali per hari dan gempa vulkanik 11 kali per hari.

Alat itu mencatat terjadi pemendekan jarak Electronic Distance Maeasurement (EDM) mencatat kondisi normal EDM per hari sekitar 0,1 hingga 0,3 milimeter, sedangkan saat ini EDM tercatat mencapai 11 milimeter per hari. “Manifestasi (kenampakan permukaan gunung) Merapi memang belum terlihat, tetapi masyarakat sekitar gunung apalagi yang beraktivitas di gunung supaya waspada. Namun, kata dia, bagi para penambang pasir masih diperbolehkan beroperasi. – Oleh : Aries Susanto

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 25 September 2010 , Hal.VI


Tags:

Pabrek baru di kelaten desa karangwuni

Tags: ,
Categorised in: ,

No comment for 4 Desa jadi lokasi pengungsian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *