Ini Dia 50 Desa di Klaten Terkena Dampak Proyek Tol Solo-Jogja

Pembangunan tol Solo-Jogja akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang. Kabupaten Klaten merupakan salah satu wilayah yang akan terdampak progres pembangunan jalan tol tersebut. Pemerintah Kabupaten Klaten melibatkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan para camat dalam proses identifikasi fasilitas umum daerah yang mungkin terdampak. Inisiatif tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Klaten, Jaka Sawaldi.



Koordinasi awal dilakukan dengan mengadakan rapat persiapan untuk mengidentifikasi fasilitas umum dan fasilitas sosial di wilayah Kabupaten Klaten. Tentunya hal ini diharapkan dapat menjadi langkah solusi agar fasilitas-fasilitas publik tidak terganggu karena proyek pembangunan.

Sarana krusial yang menjadi prioritas di antaranya ialah bangunan sekolah, puskesmas hingga kantor desa. Sebab fasilitas tersebut sangat penting keberadaannya dan harus dikoordinasikan sejak awal jika memang tidak dapat dihindarkan dari proyek pembangunan jalan tol karena pemindahan lokasi sarana tersebut membutuhkan banyak waktu.
Pelayanan terhadap hak-hak masyarakat menjadi prioritas utama sebagai dasar dari koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten. Berdasarkan rapat yang telah dilaksanakan, diharapkan seluruh jajaran telah siap untuk menghadapi proyek pembangunan jalan tol tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Klaten juga terus menginisiasi permintaan informasi terkait lokasi-lokasi yang akan dilalui proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Meski hingga saat ini penetapan lokasi belum diturunkan, namun sejumlah desa mulai mendapatkan surat edaran mengenai persiapan pengadaan tanah.

Sedikitnya ada 11 Kecamatan serta 50 desa di wilayah Klaten yang akan terdampak proses pembangunan jalan tol Solo-Jogja di antaranya yakni Kecamatan Karanganom dengan Desa Brangkal, Ngabeyan, Tarubasan, Beku, Jungkare dan Kadirejo.

Sementara di Kecamatan Ngawen mencakup Desa Manjungan, Pepe, Kwaren, Ngawen, Kahuman, Duwet, Gatak dan Senden. Sedangkan di Kecamatan Kebonarum akan berdampak di Desa Karangduran, Menden dan Malang Jiwan.

Adapun di Kecamatan lain yakni Kecamatan Karangnongko, Desa Demak Ijo, Karanongko, Gumul dan Jagalan. Kecamatan Jogonalan, di Desa Tangkisan, Joton, Tambakan, Somopuro, Granting, Wonoboyo dan Dompyongan. Sementara Kecamatan Manisrenggo meliputi Desa Nangsri, Barukan, Taskombang, dan Boranagan.

Tak ketinggalan Kecamatan Delanggu yang mencakup Desa Sidomulyo dan Mendak, juga di kecamatan Ceper di Desa Kuncen. Kecamatan Polanharjo yakni Desa Sidoharjo, Polan, Kapungan, Kranggan dan Kahuman juga turut menjadi daerah yang diprediksi terdampak proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Dia 50 Desa di Klaten Terkena Dampak Proyek Tol Solo-Jogja "

Posting Komentar